News
.:News
Transportasi Laut
26- August - 2013

Utilisasi armada kapal di pasar global diperkirakan turun sekitar 80%-83% dalam 2 tahun ke depan.


BISNIS.COM, JAKARTA— Utilisasi armada kapal di pasar global diperkirakan turun sekitar 80%-83% dalam 2 tahun ke depan.

Senior Manager Drewry Jayendu Khrisna mengatakan dari sisi permintaan dan penawaran, utilisasi armada kapal diperkirakan turun sekitar 80%-83% dalam 2 tahun kedepan.“Penurunan ini karena sejumlah faktor seperti melambatnya pertumbuhan ekonomi global, banyaknya pembatalan order, serta petani yang hanya menggunakan kapal curah kering,” kata Jayendru.Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan moda transportasi angkutan kontainer dan general cargo global dan dalam negeri diperkirakan masih  stagnan atau bahwa mengalami penurunan kinerja, tetapi tug and barge dan drybulk tahun ini mulai membaik.Namun, lanjut Carmelita, stabilitas pasar domestik akan terjaga karena pangsa offshore tetap tumbuh mengingat permintaan  kapal penunjang operasi lepas pantai masih akan meningkat sejalan pertumbuhan  kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di laut dalam.General Manager PT Sentek Indonesia & Chairman Batam Shipyard & Offshore Association Peter Chuang mengatakan untuk Indonesia, peluang di industri pelayaran masih tinggi khususnya untuk smaller operator (operaor kapal berukuran lebih kecil).“Sangat banyak perdagangan disini, di kepulauan yang kecil-kecil harus terkoneksi, maka hanya perlu pemain yang lebih kecil. Ada peluang untuk lebih fleksibel di pasar yang masih bertumbuh ini,” kata Chuang. (bas)Source : Berliana ElisabethEditor : bambang supriyanto – Bisnis.com

Back

Other news: